Jakarta, TagarKalbar – Anggota Komisi V DPR RI, H. Syarief Abdullah Alkadrie, meminta Kementerian Pekerjaan Umum untuk menambah alokasi anggaran Program Pengembangan Infrastruktur Sosial Ekonomi Wilayah (PISEW). Permintaan tersebut disampaikan dalam rapat kerja Komisi V DPR RI bersama Kementerian Pekerjaan Umum yang berlangsung di Kompleks Parlemen DPR RI, Senayan, Jakarta, pada hari Selasa (2/6/2026).
Dalam kesempatan tersebut, Syarief menegaskan bahwa program PISEW memiliki peran strategis dalam mendukung pembangunan infrastruktur dasar di kawasan pedesaan. Menurutnya, masih banyak desa di berbagai daerah yang membutuhkan peningkatan sarana dan prasarana guna menunjang aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat.
"Banyak masyarakat desa yang masih mengeluh tentang jalan. Kedepan, program seperti PISEW ini perlu diperbesar pak. Kalau dulu pembangunan jalan desa ini bisa lewat dana desa. Tapi dengan adanya efisiensi. Saya kira perlu kita bantu lewat program ini. Karena sangat membantu masyarakat di desa.” Ujar Syarief dalam rapat tersebut.
Legislator dari Daerah Pemilihan Kalimantan Barat I itu menjelaskan bahwa pembangunan melalui program PISEW tidak hanya meningkatkan konektivitas antarwilayah, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat desa. Selain itu, pelaksanaan program yang menggunakan pendekatan padat karya turut memberikan manfaat berupa penciptaan lapangan pekerjaan bagi warga setempat.
Syarief berharap pemerintah dapat memberikan perhatian lebih terhadap keberlanjutan program tersebut dengan menambah alokasi anggaran. Menurutnya, peningkatan anggaran akan memperluas jangkauan pembangunan sehingga semakin banyak desa yang dapat merasakan manfaatnya.
Program PISEW merupakan salah satu program pemerintah yang bertujuan meningkatkan infrastruktur dasar berbasis kebutuhan masyarakat guna mendukung pengembangan sosial dan ekonomi wilayah, khususnya di kawasan perdesaan. Melalui program ini, berbagai pembangunan infrastruktur seperti jalan lingkungan, jalan penghubung antar desa, jembatan, serta sistem drainase dapat dilaksanakan dengan melibatkan partisipasi aktif masyarakat setempat.
*AHM

