Dikatakan Sekretaris Fraksi Partai Nasdem MPR RI di Pontianak dalam sosialisasi pilar-pilar kebangsaan, 30 November tersebut, bahwa kondisi bangsa saat ini mulai terganggu dengan 'panasnya' media sosial yang saling hujat maupun hoax maupun kata-kata yang tak layak disampaikan.
"Negara ini memberikan kebebasan dalam mengeluarkan pendapat dan dijamin oleh Undang-undang. Namun, sebaiknya kita bijak dalam menulis status ataupun men-share berita. Pilihlah kata-kata yang baik jangan bersifat menghujat. Dan jangan mudah membagikan berita sebelum kita tahu link berita atau sumbernya, benar atau tidak," imbau Abdullah.
Bijak dalam ber- media sosial, kata Abdullah merupakan salahsatu bentuk menerapkan nilai-nilai dari sila-sila Pancasila dan bentuk tanggungjawab sebagai warganegara.
"Tidak ada manfaatnya bila ber-medsos namun menimbulkan keresahan di masyarakat dan berujung menganggu persatuan bangsa," tegasnya.
