Jakarta, TagarKalbar – Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai NasDem menggelar buka puasa bersama anak yatim dan tokoh lintas partai politik pada Kamis (19/2/2026) di NasDem Tower, Jakarta. Kegiatan tersebut berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan, mencerminkan semangat kebersamaan di bulan suci Ramadan.
![]() |
| Ketua Panitia Pelaksana H. Syarief Abdullah Alkadrie Duduk Bersila Bersama Anak Yatim |
Acara ini dihadiri jajaran pengurus DPP Partai NasDem serta sejumlah tokoh nasional dari berbagai latar belakang politik. Momentum kebersamaan ini menjadi ajang silaturahmi sekaligus mempererat hubungan antar tokoh lintas partai politik.
Ketua panitia pelaksana Syarief Abdullah Alkadrie, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pengurus DPP Partai NasDem serta para tokoh yang hadir.
“Buka puasa bersama ini juga kami rangkaikan dengan berbagi kasih bersama anak-anak yatim. Ada ratusan anak yatim yang turut hadir pada kesempatan ini. Acara ini digelar di awal karena teman-teman di DPR hari ini bisa berkumpul bersama-sama untuk penutupan masa sidang ke-III. Besok kita sudah kembali ke daerah pemilihan masing-masing,” Ujar Syarief.
Sementara itu, Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh dalam sambutan nya mengatakan bahwa bulan Ramadhan harus menjadi momentum untuk memperkuat diri dalam menahan godaan. Godaan tersebut tidak hanya berupa makanan dan minuman, melainkan juga untuk memperkuat semangat dalam memaknai Ramadhan.
"Bulan suci Ramadhan ini juga kita semuanya tentu akan mengambil makna dan manfaat dari arti bulan suci ini untuk bisa memperkuat kemampuan daya tahan kita terhadap berbagai godaan. Bukan hanya yang menyangkut masalah menahan lapar dan minum, kehausan, tapi berbagai hal-hal yang barangkali bisa kembali mempersucikan semangat dan spirit kita untuk memaknai bulan suci Ramadhan ini sendiri" Ujar Surya Paloh.
Acara buka puasa bersama ini dihadiri oleh sejumlah tokoh, mulai dari Wakil Presiden Ke-10 dan Ke-12 Jusuf Kalla, Ketua Harian Partai Gerindra Sufmi Dasco, Ketua DPR RI Puan Maharani, Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan, Menteri Sosial Saifullah Yusuf, hingga mantan Gubernur Jakarta Anies Baswedan.
(AHM)

