KUBU RAYA – Wakil Ketua DPRD Provinsi Kalimantan Barat, Hj Hadijah Fitriah, melaksanakan kunjungan kerja ke tiga desa di Kabupaten Kubu Raya, Sabtu (14/2).
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari agenda menyerap aspirasi masyarakat di daerah pemilihannya, Kabupaten Kubu Raya dan Kabupaten Mempawah.
Sehari sebelumnya, politisi perempuan itu juga melakukan kunjungan serupa di tiga desa di Kabupaten Mempawah. Meski jadwal padat, Hadijah tetap menyapa warga sejak pagi hingga malam hari.
Kunjungan dimulai dari Desa Punggur Besar, Kecamatan Sungai Kakap. Di hadapan warga, ia menyampaikan bahwa pada 2025 telah terealisasi pembangunan jalan dan jembatan melalui aspirasinya. Selain itu, masyarakat mengusulkan normalisasi parit yang dinilai penting bagi petani dan pekebun.
“Kita akan melihat dulu kewenangannya, apakah masuk kabupaten, provinsi, atau pemerintah pusat. Jika menjadi kewenangan provinsi, tentu akan saya perjuangkan. Jika kewenangan pusat, akan kita usulkan melalui bapak Syarief Abdullah di DPR RI,” ujarnya.
Siang, Hadijah melanjutkan kegiatan ke Desa Parit Baru, Kecamatan Sungai Raya. Warga setempat menyampaikan sejumlah kebutuhan, antara lain program bedah rumah, bantuan alat dan mesin pertanian, penampungan air hujan (PAH), irigasi persawahan, serta peningkatan jalan lingkungan.
Pada sore harinya, ia bertemu masyarakat Desa Kuala Dua. Dalam kesempatan itu, Hadijah turut menjelaskan beberapa program pemerintah pusat yang dapat diakses masyarakat, seperti Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS), program irigasi persawahan P3TGAI, bantuan alat pertanian, serta budidaya perikanan darat sistem bioflok. Ia juga menyebutkan sejumlah ruas jalan telah dibangun pada 2025.
Hadijah menegaskan, turun langsung ke lapangan menjadi bagian dari tanggung jawabnya sebagai wakil rakyat.
Hadijah bersilahturahmi dengan masyarakat Desa Parit Baru
“Saya ingin bertemu langsung masyarakat dan mengetahui apa yang benar-benar dibutuhkan. Itu bagian dari tugas dan fungsi saya sebagai wakil rakyat,” katanya.
Kegiatan tersebut berlangsung dalam suasana dialogis dan penuh keakraban. Warga menyampaikan harapan agar aspirasi yang telah disampaikan dapat segera ditindaklanjuti demi peningkatan kesejahteraan masyarakat desa. (dms)
