Pontianak, TagarKalbar- Ratusan kader Partai NasDem dari 14 kabupaten/kota di Kalimantan Barat melakukan Aksi Damai di Kantor Sekretariat DPW NasDem Kalbar, pada Rabu (15/04/2026). Aksi Damai tersebut digelar sebagai bentuk respons terhadap pemberitaan Majalah Tempo edisi 12 April 2026 yang berjudul “PT NasDem Indonesia Raya Tbk” yang mengoyak nurani kader partai NasDem.
Dalam aksi tersebut, DPW Partai NasDem Kalimantan Barat secara resmi menyampaikan pernyataan sikap yang menegaskan sejumlah hal penting.
Pertama, Partai NasDem yang didirikan pada 26 Juli 2011 telah mengikuti pemilu sebanyak tiga kali dengan tren perolehan suara dan kursi di DPR yang terus meningkat. Capaian tersebut dinilai sebagai bukti kepercayaan masyarakat yang luas, didukung oleh struktur organisasi partai yang mengakar hingga tingkat ranting di seluruh desa dan kelurahan di Indonesia, serta keberadaan kader yang militan. Dengan demikian, Partai NasDem menegaskan diri sebagai partai yang mandiri, solid, dan tidak tunduk terhadap tekanan pihak manapun.
Kedua, DPW NasDem Kalbar menegaskan bahwa isu penggabungan Partai NasDem dengan partai politik lain tidak pernah menjadi wacana di internal partai. Hal tersebut, tidak pernah dibahas dalam forum resmi, baik di tingkat nasional maupun daerah.
Ketiga, terkait pandangan Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh, yang disampaikan adalah konsep political block, yakni kerja sama atau aliansi antar partai politik yang berfokus pada kolaborasi strategis dalam kebijakan, dengan tetap menjaga identitas dan kemandirian masing-masing partai. Konsep tersebut dinilai sangat berbeda dengan penggabungan partai politik sebagaimana yang diberitakan.
Keempat, DPW NasDem Kalbar menilai pemberitaan Majalah Tempo tersebut bersifat menyesatkan dan telah menimbulkan keresahan di kalangan kader, khususnya di Provinsi Kalimantan Barat. Bahkan, pemberitaan tersebut dinilai berpotensi memicu ketidakharmonisan hubungan antar partai politik.
Kelima, sebagai bentuk sikap tegas, DPW Partai NasDem Kalimantan Barat meminta Majalah Tempo untuk segera menyampaikan permohonan maaf secara terbuka kepada publik atas pemberitaan yang dianggap tidak benar dan tidak berdasar tersebut dalam waktu sesingkat-singkatnya.
Pernyataan Sikap ini menjadi bentuk respons resmi kader Partai NasDem di daerah terhadap isu yang dinilai telah mengoyak nurani kader partai nasdem, merusak citra dan soliditas partai di tengah masyarakat.
(AHM)


