PONTIANAK – Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Petani NasDem Provinsi Kalimantan Barat mematangkan persiapan menghadapi Rapat Kerja Nasional (Rakernas) DPP Petani NasDem di Jakarta, 22–23 Oktober 2026 mendatang.
Tak sekadar menghadiri agenda nasional, Petani NasDem Kalbar
membawa misi memperjuangkan kebutuhan petani, nelayan budi daya, dan masyarakat
perhutanan sosial agar mendapat perhatian pemerintah pusat.
Persiapan tersebut dibahas dalam rapat pengurus harian di Gedung Sekretariat DPW Partai NasDem Kalbar, Sabtu (10/10).
Rapat dipimpin Ketua DPW Petani NasDem Kalbar, Hairul
Mikrad, SP, serta dihadiri jajaran pengurus baru, Ketua Dewan Pembina Hj.
Hadijah Fitriah, SE, yang juga Wakil Ketua DPRD Kalbar, dan Ketua Dewan Pakar
Agus Sugianto, SH, MH, yang juga Wakil Ketua DPRD Kota Pontianak.
Hairul Mikrad menegaskan, DPW Petani NasDem Kalbar siap
mengikuti sekaligus menyukseskan Rakernas dengan membawa sejumlah agenda
pembangunan yang menyentuh kebutuhan masyarakat.
“Insya Allah, Kalbar akan hadir dengan kurang lebih 15 pengurus di Rakernas. Kita sedang mempersiapkan program kerja terkait pembangunan dan pengembangan pertanian, budi daya perikanan, serta perhutanan sosial yang akan dibahas dalam Rakernas,” ujarnya.
Rombongan Kalbar direncanakan melibatkan unsur ketua,
sekretaris, bendahara, serta Ketua DPD Petani NasDem Kabupaten Kubu Raya,
Ketapang, dan Kayong Utara bersama jajaran pengurus DPW.
Sarjana Ilmu Tanah lulusan Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura itu menilai, Rakernas menjadi ruang strategis untuk mempertemukan aspirasi masyarakat dengan para pemangku kebijakan. Karena itu, pihaknya tengah menyiapkan proposal dari sejumlah kelompok tani, kelompok nelayan budi daya, dan kelompok perhutanan sosial.
“Kita ingin aspirasi kelompok-kelompok ini tidak berhenti
sebagai usulan, tetapi bisa mendapat perhatian dan tindak lanjut. Proposal
pembangunan akan kita paparkan di hadapan narasumber dari kementerian yang
hadir. Semoga mendapatkan tanggapan positif dari para pemangku kebijakan,”
harapnya.
Menurut Hairul, kehadiran perwakilan Kementerian Pertanian,
Kementerian Kelautan dan Perikanan, serta Kementerian Kehutanan dalam Rakernas
diharapkan menjadi peluang untuk mendorong program yang sesuai dengan kebutuhan
masyarakat Kalimantan Barat.
Sementara itu, Ketua Dewan Pembina DPW Petani NasDem Kalbar, Hj. Hadijah Fitriah, SE, mengingatkan seluruh kontingen agar memanfaatkan Rakernas secara maksimal. Baginya, keberhasilan kegiatan tidak hanya diukur dari kehadiran pengurus, tetapi juga dari sejauh mana forum tersebut dapat dimanfaatkan untuk memperjuangkan kepentingan masyarakat.
“Rakernas ini penting artinya bagi kita dan masyarakat.
Manfaatkan forum ini semaksimal mungkin agar keberadaan Petani NasDem
benar-benar dirasakan masyarakat, terutama di Kalimantan Barat,” tegasnya.
Keikutsertaan DPW Petani NasDem Kalbar di Rakernas
diharapkan menjadi langkah nyata memperkuat perjuangan bagi petani, nelayan,
dan masyarakat perhutanan sosial. Sebab, aspirasi yang disuarakan dari daerah
perlu diperjuangkan agar berpeluang menjadi program pembangunan yang memberikan
manfaat langsung bagi masyarakat. (hms)
